Mendang Mending · Ep 1 dari 9
Kartu Debit Crypto Tevau vs PEXX
Di artikel ini8 bagian
Kamus Crypto · Ketuk istilah bergaris titik untuk lihat artinya.
Dunia pembayaran berbasis crypto berkembang jauh lebih cepat dari yang banyak orang bayangkan. Kalau dulu kita harus repot menukar USDT ke rupiah dulu sebelum bisa belanja, sekarang sudah ada kartu debit crypto, bisa dalam bentuk kartu fisik atau virtual yang langsung mengkonversi aset kripto kamu menjadi mata uang fiat saat transaksi berlangsung.
Kebetulan paman (cuma) punya 2 kartu debit crypto yaitu Tevau dan PEXX. Keduanya menawarkan solusi serupa: mengubah crypto yang 'parkir' di dompet digital menjadi alat bayar sehari-hari. Tapi di balik janji yang mirip, keduanya punya pendekatan, fitur, dan target pasar yang cukup berbeda.
Artikel ini akan membahas keduanya berdasarkan pengalaman menggunakan, jadi bukan sekadar membandingkan angka di brosur, tapi juga mempertimbangkan pengalaman nyata pengguna dan konteks pemakaian, khususnya bagi kamu yang berbasis di Indonesia.
Disclaimer:
Kedua pihak penyedia kartu tidak ada membayar secara khusus untuk artikel ini ataupun membaca artikel ini untuk review. Semuanya berdasarkan pengalaman pribadi
Postingan X terkait: Kartu Debit Crypto Tevau vs PEXX
Tentang Tevau
Tevau adalah platform fintech berbasis di Hong Kong yang berdiri pada 2024. Mereka memposisikan diri sebagai 'jembatan antara crypto dan dunia nyata', dengan produk unggulan berupa kartu Visa yang langsung terhubung ke dompet USDT pengguna. Dalam waktu yang relatif singkat, Tevau berhasil mengumpulkan lebih dari 260.000 pengguna terdaftar di lebih dari 180 negara.
Tevau juga telah menjalin kemitraan resmi dengan Visa Hong Kong dan mendapatkan status Mastercard Principal, sebuah pencapaian yang menunjukkan bahwa mereka tidak sekadar startup kecil tanpa dasar regulasi. Selain itu, Tevau telah menerima pendanaan sebesar USD 10 juta dari Waterdrip Capital.
Fitur Utama Tevau
- Kartu Visa virtual dan fisik yang dapat digunakan di lebih dari 200 negara
- Konversi otomatis USDT ke fiat saat transaksi berlangsung
- Top-up melalui jaringan BNB Smart Chain (BEP-20), dengan minimum deposit USD 10
- Biaya top-up sekitar 1% dari jumlah yang diisi
- Manajemen kartu via aplikasi mobile (iOS & Android): freeze, ganti PIN, lacak transaksi
- Fitur Earn dan lending (dalam tahap pengembangan)
- Fitur jual beli saham??? (dalam tahap pengembangan)
- ATM withdrawal tersedia
- Metal card tersedia sebagai opsi premium
- Tidak ada biaya bulanan, tidak ada minimum saldo
Yang Perlu Diperhatikan
Tevau cukup populer di kalangan crypto native yang mau cara simpel untuk 'membelanjakan' USDT tanpa ribet. Tapi ada beberapa catatan penting yang tidak bisa diabaikan begitu saja.
Pertama, dana yang sudah di-top-up ke kartu tidak bisa ditarik kembali ke . Ini cukup menjadi masalah bagi pengguna yang mau fleksibilitas penuh atas saldo mereka.
Kedua, meminta kartu fisik cukup mahal bagi kita di Indonesia yaitu sekitar $100 dan dengan kode referral untuk waktu terbatas bisa diskon jadi $50 tapi tetap saja bagi kita orang Indonesia $50 itu MAHAL SEKALI WOI!!!
Ketiga, desain kartunya kurang cakep woakakka, ini personal sih tapi ya saya ini punya background desainer grafis dan desain kartu nya menurut mata saya kurang elegan, apalagi mengingat harga kartunya itu $50!!!
Tevau memang sedang dalam fase pertumbuhan cepat, dan tampaknya masih ada gap antara ambisi produk mereka dan kualitas eksekusi di lapangan.
Tentang PEXX
hadir dengan positioning yang sedikit berbeda. Didirikan tahun 2024 dan berbasis di Singapura (juga terdaftar di Australia), PEXX bukan sekadar 'kartu crypto', mereka membangun dirinya sebagai neobank USD borderless yang menargetkan freelancer, remote worker, dan digital nomad yang sering berurusan dengan pembayaran lintas batas.
Yang membedakan PEXX dari kebanyakan kartu crypto adalah pendekatannya yang lebih holistik: bukan hanya kartu, tapi juga akun bank virtual USD, transfer ke rekening bank di lebih dari 50 negara, dan fitur yield (bunga) dari aset yang disimpan. Indonesia secara eksplisit termasuk dalam daftar negara yang didukung, termasuk dukungan untuk mata uang IDR.
Fitur Utama PEXX
- Kartu virtual Mastercard untuk belanja online dan tap-to-pay via Apple Pay/Google Pay
- Deposit dalam USDT, USDC, dan USD
- Biaya transaksi flat: 0.6% + 1.2% FX markup untuk pembelian non-USD
- Akun bank virtual USD lengkap dengan US routing number dan account number (tanpa perlu alamat AS)
- Transfer ke rekening bank di 50+ negara, termasuk Indonesia (IDR)
- Fitur 'Earn': yield hingga sekitar 10% dari tokenized US Treasury Bills (uda turun gak segitu lagi)
- Onboarding cepat: kartu virtual bisa aktif dalam hitungan menit setelah deposit dikonfirmasi
- KYC level 1 sudah cukup untuk akses fitur dasar
- Tidak ada biaya bulanan, tidak ada minimum saldo
Yang Perlu Diperhatikan
PEXX unggul dalam hal transparansi biaya dan ekosistem fitur yang lebih lengkap. Namun ada beberapa hal yang perlu dicermati.
Namun mulai Januari 2026, PEXX tidak lagi menerbitkan kartu Visa fisik (correct me if i am wrong) hanya kartu virtual Mastercard. Bisa jadi kendala bagi pengguna yang ingin kartu fisik untuk transaksi offline di mesin EDC konvensional.
Perbandingan
Kesimpulan: Pilih yang Mana?
Pilih Tevau
jika kamu ingin kartu fisik Visa dengan jangkauan global paling luas, kebutuhan utamanya adalah membelanjakan USDT secara langsung, dan kamu tidak membutuhkan fitur transfer bank atau yield. Tevau juga lebih cocok bagi pengguna yang sudah terbiasa ekosistem BNB/Binance dan tidak keberatan dengan keterbatasan withdrawal saldo.
Pilih PEXX
jika kamu freelancer, remote worker, atau digital nomad yang sering menerima pembayaran dalam dan membutuhkan solusi yang lebih lengkap: transfer ke rekening bank lokal (termasuk Indonesia), yield dari saldo idle, Apple Pay/Google Pay, serta biaya transaksi yang kompetitif. PEXX terasa lebih seperti 'bank digital' ketimbang sekadar kartu crypto.
Pada akhirnya, keduanya masih relatif muda dan sama-sama dalam fase pertumbuhan cepat jadi bisa aja berubah dikemudian hari
Artikel ini pertama terbit di X pada 14 Maret 2026.
Artikel Mendang-Mending EP 1: Kartu Debit Crypto Tevau vs PEXX Dunia pembayaran berbasis crypto berkembang jauh lebih cepat dari yang banyak orang bayangkan. Kalau dulu kita harus repot menukar USDT ke rupiah dulu sebelum bisa belanja, sekarang sudah ada kartu debit crypto, bisa dalam bentuk kartu fisik atau virtual yang langsung… Lihat versi aslinya di X